Serangan jantung kini mulai
sering menyerang di usia muda. Presenter Ricky Johannes, contohnya. Pria
kelahiran 25 September 1967 ini tampak masih sehat dan enerjik, namun
ia meninggal karena serangan jantung mendadak hari Jumat (22/3) lalu.
Wajar
jika orang dengan kondisi yang "tampaknya sehat" tetap bisa terkena
serangan jantung. Sebab, seperti dituturkan ahli jantung Muhammad
Munawar MD, PhD, serangan jantung merupakan situasi ketika salah satu
cabang pembuluh darah koroner tersumbat tiba-tiba. “Sebagian besar
pasien didahului proses penyempitan yang berlangsung sedikit demi
sedikit, bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun,” ujarnya.
Akibat
penyempitan perlahan itu, kata anggota Tim Medik Presiden tersebut,
penderita tidak merasakannya. Pada beberapa pasien, dinding penyempitan
menjadi mudah retak (disebut juga rupture plaque), sehingga terjadi
gumpalan darah yang menyumbat secara tiba-tiba. “Inilah serangan jantung
(mendadak) itu,” ungkapnya.
Ketua Komite Medik pada RS Jantung
Binawaluya, Jakarta, ini memaparkan bahwa dari data statistik, penyakit
jantung koroner sebagian besar terjadi pada pria berusia di atas 40
tahun. Sedangkan pada wanita, di atas usia 50 tahun.
Kendati
demikian, bukan tidak mungkin terjadi pada usia lebih muda. Maklum,
penyebab umumnya adalah kolesterol tinggi, merokok, hipertensi, diabetes
mellitus, kegemukan, serta kurang olah raga.
Karena itu, Wakil
Ketua Masyarakat Jantung Asia Pasifik ini mengingatkan, yang terpenting
adalah pencegahan dini. Mulailah dengan mengecek apakah ada diabetes
atau mengidap kadar kolesterol tinggi. Ini bisa dilakukan dengan
pemeriksaan darah.
Setelah itu, coba cek kemungkinan adanya
penyempitan pada pembuluh darah koroner. Cukup dengan cara sederhana
seperti melihat faktor keturunan atau melalui uji latih jantung dengan
beban (treadmill test). Jika mau tes dengan teknologi tinggi, bisa saja
lewat MSCT (multi slice computed tomography) dan scan nuklir.
“Tetapi
harus dipertimbangkan manfaat dan biayanya,” kata ahli yang
menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Indonesia itu.
Tanda
serangan jantung yang harus diperhatikan adalah sakit pada dada yang
menjalar ke tangan, punggung, perut, kadang-kadang leher. Bisa juga ada
rasa berat atau panas di dada, serta sesak napas.
Bila kondisi
itu terjadi lebih dari setengah jam, dosen senior di Universitas
Indonesia ini menyatakan, patut dicurigai adanya serangan jantung.
Umumnya disertai keringat banyak, kadang-kadang muntah, sebagian pasien
bahkan disertai kejang, seperti yang dialami almarhum Ricky Jo.
“Umumnya
kejang itu disebabkan oleh serangan irama jantung yang mematikan
(lethal arrhythmia), berupa fibrilasi ventricular,” katanya.
Serangan
jantung seperti itu disebut mematikan, karena kalau tidak ada tindakan
berupa pemberian kejut energi listrik lewat defibrillator dalam 10
menit, pasien bisa meninggal. Alatnya itu, umumnya ada di ruang gawat
darurat rumah sakit atau ambulans khusus. “Tapi di negara-negara maju,
malah ada di tempat-tempat umum semacam bandara atau stasiun kereta
api,” ujar Dr Munawar.
Sebagai tindakan pencegahan jika ada tanda-tanda serangan jantung, berikut tips dari ahli jantung, Muhammad Munawar PhD.
1. Jangan menunda-nunda, apalagi malah mengambil tindakan tak perlu seperti dikerok atau dipijat.
2.
Minum aspirin dengan dosis 100-320 mg segera. Kalau ada, berikan
tambahan obat antiplatelet yang kuat seperti clopidogrel (300 mg, atu 4
tablet) atau ticagrelor 180 mg. Orang-orang dengan risiko serangan
jantung tinggi hendaknya mempunya persediaan obat ini. Obat-obatan
nitrat tidak banyak menolong dibanding dengan obat-obat tersebut.
3.
Jangan minta pertolongan kepada teman, tetangga, atau dokter keluarga,
tetapi teleponlah langsung ke rumah sakit yang siap menangani pasien
serangan Jantung. Pastikan bahwa rumah sakit tersebut punya ambulans
(atau minta tolong ambulans 118). Siapkan nomor telepon penting ini di
ponsel Anda.
4. Pastikan pula rumah sakit yang dihubungi memiliki
fasilitas pemberian thrombolisis (bila serangan Jantung masih dalam
waktu kurang dari 3 jam) atau fasilitas kateterisasi jantung, dan
dokternya siap melakukan tindakan pemasangan ring/stent.
Monday, 25 March 2013
Thursday, 14 March 2013
Waspada, Sleep Apnea Picu Kematian Mendadak
Terkadang saat kita tertidur tengah malam, kita akan terbangun dengan
napas tersengal-sengal akibat kesulitan bernapas, dan bahkan sampai
membuat kita tersedak dan terbatuk-batuk saat bangun. Inilah yang sering
disebut dengan Obstructive Sleep Apnea (OSA).
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan tertutupnya saluran pernapasan yang dapat menurunkan kadar oksigen tubuh dan meningkatkan tekanan darah.
Sewaktu kita tidur seluruh otot tubuh akan rileks, termasuk pangkal lidah yang akan jatuh ke belakang dan menutup jalan napas. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang sering tidur terlentang. Hal ini juga yang menyebabkan orang tidur mendengkur.
Periode sleep apnea biasanya terjadi selama 10 detik. Jika penghentian napas terjadi lebih dari 10 detik, hal ini bisa mengakibatkan penurunan kadar oksigen sebanyak 4% dalam darah, sehingga secara langsung menyebabkan pengurangan transfer oksigen dan mengganggu fungsi organ tubuh.
Para peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA) mengamati partisipan yang menderita sleep apnea baik pria maupun wanita. Peneliti memfokuskan penelitian pada perbedaan gangguan otak antara pria dan wanita yang mengalami sleep apnea.
Paul Macey, salah satu peneliti dari UCLA mengatakan bahwa, wanita cenderung mendapat pengaruh yang lebih besar akibat sleep apnea daripada pria. Para wanita berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan otak dibandingkan pria yang memiliki gangguan tidur yang sama.
Secara detail, peneliti menyimpulkan bahwa sleep apnea dapat mempengaruhi bagian otak yang digunakan untuk mengambil keputusan dan mengatur mood. Wanita yang mengalami sleep apnea cenderung menunjukkan tingkat depresi yang lebih tinggi. “ Dokter harus mempertimbangkan bahwa sleep apnea mungkin lebih bermasalah pada wanita dan membutuhkan penanganan ekstra,” tambah Macey.
Pada kasus tertentu, sleep apnea dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh akibat minimnya kadar oksigen dalam tubuh. jika berlangsung dalam waktu lama, sleep apnea dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, depresi, gagal jantung, hingga kematian mendadak. (dan)
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan tertutupnya saluran pernapasan yang dapat menurunkan kadar oksigen tubuh dan meningkatkan tekanan darah.
Sewaktu kita tidur seluruh otot tubuh akan rileks, termasuk pangkal lidah yang akan jatuh ke belakang dan menutup jalan napas. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang sering tidur terlentang. Hal ini juga yang menyebabkan orang tidur mendengkur.
Periode sleep apnea biasanya terjadi selama 10 detik. Jika penghentian napas terjadi lebih dari 10 detik, hal ini bisa mengakibatkan penurunan kadar oksigen sebanyak 4% dalam darah, sehingga secara langsung menyebabkan pengurangan transfer oksigen dan mengganggu fungsi organ tubuh.
Penyebab Sleep Apnea
Berikut beberapa hal yang dapat memicu sleep apnea, di antaranya:- Overweight atau kelebihan berat badan
- Tidur terlentang sehingga lidah jatuh dan menutupu saluran napas
- Saluran napas yang sempit akibat penumpukan lemak
- Amandel yang membesar, dan masih banyak lagi.
Wanita Berisiko Tinggi dibandingkan Pria
Berdasarkan studi yang baru-baru ini dilaporkan secara online dalam Sleep Journal, wanita yang mengalami sleep apnea berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan otak dibandingkan pria yang menderita sleep apnea.Para peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA) mengamati partisipan yang menderita sleep apnea baik pria maupun wanita. Peneliti memfokuskan penelitian pada perbedaan gangguan otak antara pria dan wanita yang mengalami sleep apnea.
Paul Macey, salah satu peneliti dari UCLA mengatakan bahwa, wanita cenderung mendapat pengaruh yang lebih besar akibat sleep apnea daripada pria. Para wanita berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan otak dibandingkan pria yang memiliki gangguan tidur yang sama.
Secara detail, peneliti menyimpulkan bahwa sleep apnea dapat mempengaruhi bagian otak yang digunakan untuk mengambil keputusan dan mengatur mood. Wanita yang mengalami sleep apnea cenderung menunjukkan tingkat depresi yang lebih tinggi. “ Dokter harus mempertimbangkan bahwa sleep apnea mungkin lebih bermasalah pada wanita dan membutuhkan penanganan ekstra,” tambah Macey.
Dampak Sleep Apnea bagi Kesehatan
Pada dasarnya sleep apnea adalah gangguan tidur biasa, karena hampir setiap orang pernah mengalaminya. Namun, perhatian khusus patut diberikan terhadap gangguan tidur yang satu ini agar tidak berujung pada gangguan kesehatan yang lebih parah.Pada kasus tertentu, sleep apnea dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh akibat minimnya kadar oksigen dalam tubuh. jika berlangsung dalam waktu lama, sleep apnea dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, depresi, gagal jantung, hingga kematian mendadak. (dan)
Sunday, 18 November 2012
Alat Pembunuh Kanker Karya Dalam Negeri
![]() |
| Warsito P. Taruno |
Semula Warsito P Taruno adalah ahli tomografi yaitu ilmu atau teknologi
tentang cara “melihat” reaksi dalam reaktor baja atau bejana tak tembus
cahaya. Namun didorong keinginan membantu kakaknya yang mengidap kanker
payudara, dia berhasil menciptakan alat pembasmi kanker.Alat berbentuk rompi yang didalamnya berisi lempengan logam yang dialiri listrik dari baterai itu terbukti berhasil menyembuhkan penyakit kanker sang kakak. Tak hanya itu doktor lulusan Universitas Shizuoka, Jepang ini juga berhasil mengembangkan alat itu untuk membasmi kanker otak, kanker usus, dan sebagainya.
Bahkan kini, alat pembasmi kanker ini juga digunakan oleh sebuah jaringan rumah sakit di India. “Kami sudah melakukan kesepakatan kerjasama pemanfaatan alat ini untuk pasien rumah Sakit Apolo di India. Ini sebuah jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai kota di India,” ujar Warsito yang mendirikan CTechs Laboratory di ruko Modernland, Tangerang ini.
Selain India, sejumlah dokter dari Belgia juga sudah menyatakan keinginannya menggunakan alat pembasmi kanker ini untuk pengobatan di salah satu negara Eropa itu. Selain itu, dokter dari Belgia ini juga bersedia membantu pengembangan alat yang ditemuka Warsito. Bahkan bersedia menjadi semacam perwakilan di Eropa.
Alat yang menggunakan prinsip radiasi listrik statis, telah menyembuhkan seorang pasien penderita kanker otak kecil. “Alhamdulillah, setelah pemakaian dua bulan pasien dinyatakan sembuh total. Saya mendapat salinan hasil CT-Scan otak pasien oleh tim dokter rumah sakit,” kata Warsito.
Saat ini, kantor Warsito tak hanya ramai dengan aktivitas penelitian tomografi, namun juga banyak di kunjungi penderita kanker. Tak hanya datang dari sekitar Ibu Kota, para penderita datang dari berbagai daerah. Bahkan beberapa diantaranya ada pasien yang datang dari Singapura dan Malaysia.
Warsito tidak mengambil keuntungan besar dari alat temuannya ini. Hanya saja mengingat banyaknya penderita yang datang, saat ini tim yang dimpimpinnya baru bisa menyelesaikan pesanan alat bagi penderita sekitar satu bulan. Alat tersebut dipakai disesuaikan dengan kondisi penyakit kanker yang diderita.
Menurut Warsito, alat pembasmi kanker yang dikembangkan sedang dalam proses sertifikasi oleh Balitbang, Kementerian Kesehatan. Dia mengatakan, metode radiasi listrik statis berbasis tomografi ini, sepenuhnya hasil karya anak bangsa yang bakal menjadi terobosan dalam dunia kedokteran.
Selain akan merevolusi pengobatan kanker secara medis, kata dia, juga akan meminimalisasi biaya yang harus dikeluarkan pasien atau keluarganya. “Yang pasti ini akan mengubah metode pengobatan yang selama ini menggunakan radiasi berisiko tinggi dan berbiaya mahal,” kata pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah yang melakukan post doctoral di Ohio University, Amerika ini.
Saat ini sudah banyak penderita yang memakai dan sembuh setelah memakai alat ini. Saat awal memakai, penderita biasanya ditandai dengan keringat yang bau menyengat serta feses berwarna hitam. Meski demikian ia mengakui bahwa alat yang dia temukan itu masih perlu dielaborasi lebih jauh terutama dari sisi ilmu kedokteran. (ris)
Saturday, 22 September 2012
Langsung Tidur setelah Makan Sahur bisa berakibat fatal dan berbahaya
Tidur sesaat habis makan sahur memang sangat nikmat, perut kenyang
ditambah rasa kantuk yang belum tuntas menambah nikmatnya aktifitas yang
satu ini.
Namun tahukah anda jika Langsung Tidur setelah Makan Sahur bisa berakibat fatal dan berbahaya bagi tubuh dan juga pencernaan anda?
Dilansir dari tribunnews, seorang ahli ilmu gizi dan kesehatan dari RSUD Ulin Banjarmasin, Pramono, mengatakan kalau Dari sisi ilmu gizi dan kesehatan, tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak. Apa saja dampak buruk tidur sehabis sahur? berikut penjabarannya:
Apabila ditinjau dari ilmu agama islampun tidur sehabis sahur itu dilarang, ini sesuai dengan hadis nabi yang berbunyi: “Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.” (HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a.).
Namun tahukah anda jika Langsung Tidur setelah Makan Sahur bisa berakibat fatal dan berbahaya bagi tubuh dan juga pencernaan anda?
Dilansir dari tribunnews, seorang ahli ilmu gizi dan kesehatan dari RSUD Ulin Banjarmasin, Pramono, mengatakan kalau Dari sisi ilmu gizi dan kesehatan, tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak. Apa saja dampak buruk tidur sehabis sahur? berikut penjabarannya:
- Menurut pramono, risiko berbahaya tidur setelah sahur adalah risiko terjadinya refuks yaitu proses terjadinya makanan yang belum sempurna dicerna namun kembali berbalik dari lambung ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan asam lambung akan naik ke kerongkongan dan melukainya. Karena mengalami luka yang disebabkan asam lambung tadi, maka kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit.
- Tidur sehabis sahur juga akan menyebabkan perut menjadi buncit, karena saat tidur tubuh masuk kedalam mode hemat energy dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di lipatan perut kita.
- Tidur sehabis makan sahur juga bisa sebabkan gangguan pencernaan seperti diare, atau sembelit karena terlambatnya proses pengosongan lambung. Normalnya isi lambung akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi terbaring (tidur), maka proses yang terjadi di lambung akan terhambat atau terlambat ke tahap finalisasi.
- Dalam jangka panjang, menurut penelitian, tidur sehabis sahur juga bisa sebabkan meningkatnya risiko terkena stroke.
Apabila ditinjau dari ilmu agama islampun tidur sehabis sahur itu dilarang, ini sesuai dengan hadis nabi yang berbunyi: “Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.” (HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a.).
IDEALKAH BERAT BADAN ANDA...??
Apa itu Body Mass Index (BMI)
Body Mass Index (BMI) merupakan pengukuran yang membandingkan berat dan tinggi badan seseorang. Meski nilai yang dihasilkan dari formula BMI bukan sebagai patokan jumlah lemak dalam tubuh, namun nilai BMI bisa dijadikan perkiraan apakah seseorang memiliki tubuh yang ideal dari perbandingan tinggi dan berat badannya.Formula BMI digunakan di seluruh dunia sebagai alat diagnosa untuk mengetahui problem berat badan seperti terlalu kurus, kurus, normal, atau gemuk. Pengelompokkan hasil BMI telah menjadi standar dan ditetapkan oleh WHO. Di Asia nilai BMI yang berlaku berbeda dengan nilai BMI di negara Barat.
BMI = Berat (dalam kg) / Tinggi2 (dalam meter)
Hasil perhitungan BMI untuk orang di Asia Tenggara dikelompokkan sebagai berikut:
| Kategori | BMI |
| Sangat kurus | Kurang dari 14,9 |
| Kurus | 15 - 18,4 |
| Normal | 18,5 - 22,9 |
| Gemuk | 23 - 27,5 |
| Kegemukan | 27,6 - 40 |
| Sangat gemuk | Di atas 40 |
Nilai BMI juga bisa menentukan besarnya risiko terkena penyakit akibat berat badan seperti jantung dan diabetes.
Jadi dari perhitungan pada kotak di atas, apakah Anda termasuk kurus, ideal, atau gemuk? Silahkan coba dengan alat hitung ini untuk mengetahui berat badan Anda, keluarga, dan teman-teman Anda.
Wednesday, 12 September 2012
MANFAAT BERPUASA
Setiap beberapa bulan, sebuah mode diet terbaru muncul; diet Atkins,
diet sup kubis, diet makanan bayi, diet Hollywood. Pola makan tersebut
mungkin bisa berhasil untuk sebagian orang, namun sering ada
kekhawatiran mengenai kesehatan jangka panjang bila dilakukan terlalu
lama.
Para pendukung diet terbaru menyatakan, diet yang mereka terapkan tidak hanya membantu kesehatan tapi juga menurunkan berat badan. Puasa selang-seling, dengan ketentuan orang yang melakukan diet tidak memakan beberapa jenis makanan pada hari tertentu, telah digembar-gemborkan oleh sebagian orang sebagai penemuan ilmiah yang menakjubkan.
Mereka yang melakukannya menyatakan, diet tersebut dapat menurukan berat badan, membuat panjang umur dan bahkan dapat mencegah demensia (penurunan fungsi kerja tubuh).
Tentu saja, puasa pada umumnya dilakukan oleh mereka yang meyakininya, National Health Service (NHS) menyarankan orang-orang yang berdiet untuk tidak melewatkan makan. Jadi bagaimana cara kerja puasa tersebut?
Keuntungan puasa
Inilah teorinya. Tubuh kita memiliki hormon pertumbuhan yang dikenal sebagai IGF-1, yang membantu proses tumbuh-kembang ketika kita masih kecil. Namun, saat telah dewasa hormon tersebut menyebabkan penuaan, sementara jika pertumbuhannya melewati batas dapat menyebabkan kanker, diabetes serta penyakit lainnya.
Berpuasa menurunkan tingkat IGF-1, yang dipercaya oleh sebagian ilmuwan memperlambat pertumbuhan sel-sel baru dan mendorong tubuh Anda untuk memperbaiki sel-sel yang telah ada. Puasa juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak, sehingga Anda dapat menurunkan berat badan.
Penelitian yang dilakukan oleh Baltimore National Institute on Aging menyatakan bahwa puasa sekali atau dua kali dalam sepekan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Sejumlah percobaan yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan, puasa dapat meningkatkan harapan hidup sampai 50 persen. Beberapa orang berpikir bahwa manusia juga bisa mendapat manfaat yang sama dan muncul ketertarikan terhadap pola-pola puasa.
Diet 5:2
Ada sebuah puasa yang saat ini tengah populer. Diet 5:2, yakni puasa dua hari dalam waktu berbeda sepekan. Pada saat berpuasa pria dapat mengonsumsi 600 kalori dan wanita hanya 500 kalori.
Mereka yang melakukan diet dapat memilih untuk mengonsumsi makanan sekaligus, atau memakannya secara bertahap selama satu hari. Motode itu diperkenalkan lewat program BBC Horizon, “Eat, Fast and Live Longer,” saat reporter mencoba sejumlah teknik puasa yang berbeda.
Dia juga menulis pengalamannya dan keuntungan yang bisa didapatkannya. Berikut ini pengalaman tiga orang yang telah mencoba diet 5:2.
David, 32 tahun
“Saya mulai tertarik puasa selang-seling karena katanya membantu panjang umur dan menjadi lebih sehat. Saya tidak terlalu tertarik menurunkan berat badan karena saya tidak gemuk, meskipun saya telah kehilangan tiga kilogram berat tubuh dalam empat pekan masa diet tersebut, perut saya jauh lebih datar.”
“Hari-hari saat berpuasa cukup sulit. Saya tidak dapat belari atau berolahraga karena saya tidak selalu mempunyai energi dan terkadang menjadi sedikit pemarah. Saya memakan semangkok kecil bubur untuk sarapan dan dua mangkok kecil salad di siang hari.”
“Namun hasilnya bagus. Maksud saya, saya dapat menikmati banyak makanan yang saya mau di hari berikutnya dan dapat meningkatkan kesehatan jangka panjang.”
“Saya merasa ini seperti sebuah perubahan gaya hidup dibandingkan sebuah mode diet, saya rasa akan melakukannya dalam waktu yang lama.”
Victoria, 61 tahun
“Saya pensiunan dokter umum dan selalu skeptis terhadap berbagai jenis diet yang ekstrem. Namun setelah menyaksikan sebuah tayangan dokumenter, saya memutuskan mencobanya.”
“Motivasi utama saya adalah untuk menurunkan berat badan namun saya juga tertarik karena katanya diet itu dapat mencegah Alzheimer. Ibu saya menderita demensia dan saya ingin melakukan apa pun demi mengurangi risikonya.”
“Saya telah mencobanya selama lima pekan dan sekarang badan saya turun satu pon (sekitar 0,45 kg) setiap pekan.”
“Itu diet yang aneh karena sangat mudah sekaligus sulit dilakukan. Saat berpuasa, saya makan dua porsi kecil dan saya merasa kadang sulit menahan diri untuk makan camilan dan menyerah melakukannya. Namun, saya bisa makan apapun yang diinginkan di sisa pekan — jadi saya tidak merasa bersalah jika saya menghabiskan kue atau biskuit. Saya pikir mungkin akan melakukannya sepanjang hidup.”
Stephanie, 30 tahun
“Saya benar-benar ingin mencoba puasa selang-seling karena benci untuk selalu memikirkan diet. Saya kehilangan banyak berat tubuh dengan Slimming World, namun Anda harus selalu berhati-hati saat melakukan cara itu. Dengan puasa secara berselang, saya hanya perlu mengkhawatirkan masa diet dua hari dalam sepekan yang saya lakukan.”
“Namun, saya memutuskan untuk tidak melanjutkannya. Belum ada penelitian lebih lanjut terhadap manusia, jadi saya menyelidikinya dengan membaca forum online dan beberapa blog. Ada pendapat yang mengatakan, puasa selang-seling dapat menggangu kesuburan wanita, dan saya masih berencana untuk memiliki anak.”
“Mungkin saya akan melakukannya lagi ketika sudah tidak ingin menambah anak, apalagi jika telah banyak dilakukan penelitian mengenai dampaknya terhadap manusia dibandingkan terhadap tikus!”
Tanya dokter
Studi kasus yang telah dipaparkan menunjukkan, belum ada uji coba lanjutan mengenai manfaat atau kerugian yang diakibatkan dari puasa selang-seling terhadap manusia.
Jika Anda tergoda untuk mencobanya, akan lebih baik untuk membicarakannya dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan bahwa hal itu tidak akan membahayakan kesehatan Anda.
Namun bila para ilmuwan benar dan manfaat yang dihasilkan begitu besar, maka puasa dua hari dalam sepekan Anda dapat menjadi sama pentingnya dengan program konsumsi lima buah dalam sehari.
Anda sudah mencoba puasa selang-seling? Apa yang Anda makan saat berpuasa? Apakah itu hanya sekadar mode diet ataukah sebuah penemuan terbaru? Berbagilah pengalaman serta pikiran Anda dengan para pembaca lain pada komentar-komentar di bawah ini.
Para pendukung diet terbaru menyatakan, diet yang mereka terapkan tidak hanya membantu kesehatan tapi juga menurunkan berat badan. Puasa selang-seling, dengan ketentuan orang yang melakukan diet tidak memakan beberapa jenis makanan pada hari tertentu, telah digembar-gemborkan oleh sebagian orang sebagai penemuan ilmiah yang menakjubkan.
Mereka yang melakukannya menyatakan, diet tersebut dapat menurukan berat badan, membuat panjang umur dan bahkan dapat mencegah demensia (penurunan fungsi kerja tubuh).
Tentu saja, puasa pada umumnya dilakukan oleh mereka yang meyakininya, National Health Service (NHS) menyarankan orang-orang yang berdiet untuk tidak melewatkan makan. Jadi bagaimana cara kerja puasa tersebut?
Keuntungan puasa
Inilah teorinya. Tubuh kita memiliki hormon pertumbuhan yang dikenal sebagai IGF-1, yang membantu proses tumbuh-kembang ketika kita masih kecil. Namun, saat telah dewasa hormon tersebut menyebabkan penuaan, sementara jika pertumbuhannya melewati batas dapat menyebabkan kanker, diabetes serta penyakit lainnya.
Berpuasa menurunkan tingkat IGF-1, yang dipercaya oleh sebagian ilmuwan memperlambat pertumbuhan sel-sel baru dan mendorong tubuh Anda untuk memperbaiki sel-sel yang telah ada. Puasa juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak, sehingga Anda dapat menurunkan berat badan.
Penelitian yang dilakukan oleh Baltimore National Institute on Aging menyatakan bahwa puasa sekali atau dua kali dalam sepekan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Sejumlah percobaan yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan, puasa dapat meningkatkan harapan hidup sampai 50 persen. Beberapa orang berpikir bahwa manusia juga bisa mendapat manfaat yang sama dan muncul ketertarikan terhadap pola-pola puasa.
Diet 5:2
Ada sebuah puasa yang saat ini tengah populer. Diet 5:2, yakni puasa dua hari dalam waktu berbeda sepekan. Pada saat berpuasa pria dapat mengonsumsi 600 kalori dan wanita hanya 500 kalori.
Mereka yang melakukan diet dapat memilih untuk mengonsumsi makanan sekaligus, atau memakannya secara bertahap selama satu hari. Motode itu diperkenalkan lewat program BBC Horizon, “Eat, Fast and Live Longer,” saat reporter mencoba sejumlah teknik puasa yang berbeda.
Dia juga menulis pengalamannya dan keuntungan yang bisa didapatkannya. Berikut ini pengalaman tiga orang yang telah mencoba diet 5:2.
David, 32 tahun
“Saya mulai tertarik puasa selang-seling karena katanya membantu panjang umur dan menjadi lebih sehat. Saya tidak terlalu tertarik menurunkan berat badan karena saya tidak gemuk, meskipun saya telah kehilangan tiga kilogram berat tubuh dalam empat pekan masa diet tersebut, perut saya jauh lebih datar.”
“Hari-hari saat berpuasa cukup sulit. Saya tidak dapat belari atau berolahraga karena saya tidak selalu mempunyai energi dan terkadang menjadi sedikit pemarah. Saya memakan semangkok kecil bubur untuk sarapan dan dua mangkok kecil salad di siang hari.”
“Namun hasilnya bagus. Maksud saya, saya dapat menikmati banyak makanan yang saya mau di hari berikutnya dan dapat meningkatkan kesehatan jangka panjang.”
“Saya merasa ini seperti sebuah perubahan gaya hidup dibandingkan sebuah mode diet, saya rasa akan melakukannya dalam waktu yang lama.”
Victoria, 61 tahun
“Saya pensiunan dokter umum dan selalu skeptis terhadap berbagai jenis diet yang ekstrem. Namun setelah menyaksikan sebuah tayangan dokumenter, saya memutuskan mencobanya.”
“Motivasi utama saya adalah untuk menurunkan berat badan namun saya juga tertarik karena katanya diet itu dapat mencegah Alzheimer. Ibu saya menderita demensia dan saya ingin melakukan apa pun demi mengurangi risikonya.”
“Saya telah mencobanya selama lima pekan dan sekarang badan saya turun satu pon (sekitar 0,45 kg) setiap pekan.”
“Itu diet yang aneh karena sangat mudah sekaligus sulit dilakukan. Saat berpuasa, saya makan dua porsi kecil dan saya merasa kadang sulit menahan diri untuk makan camilan dan menyerah melakukannya. Namun, saya bisa makan apapun yang diinginkan di sisa pekan — jadi saya tidak merasa bersalah jika saya menghabiskan kue atau biskuit. Saya pikir mungkin akan melakukannya sepanjang hidup.”
Stephanie, 30 tahun
“Saya benar-benar ingin mencoba puasa selang-seling karena benci untuk selalu memikirkan diet. Saya kehilangan banyak berat tubuh dengan Slimming World, namun Anda harus selalu berhati-hati saat melakukan cara itu. Dengan puasa secara berselang, saya hanya perlu mengkhawatirkan masa diet dua hari dalam sepekan yang saya lakukan.”
“Namun, saya memutuskan untuk tidak melanjutkannya. Belum ada penelitian lebih lanjut terhadap manusia, jadi saya menyelidikinya dengan membaca forum online dan beberapa blog. Ada pendapat yang mengatakan, puasa selang-seling dapat menggangu kesuburan wanita, dan saya masih berencana untuk memiliki anak.”
“Mungkin saya akan melakukannya lagi ketika sudah tidak ingin menambah anak, apalagi jika telah banyak dilakukan penelitian mengenai dampaknya terhadap manusia dibandingkan terhadap tikus!”
Tanya dokter
Studi kasus yang telah dipaparkan menunjukkan, belum ada uji coba lanjutan mengenai manfaat atau kerugian yang diakibatkan dari puasa selang-seling terhadap manusia.
Jika Anda tergoda untuk mencobanya, akan lebih baik untuk membicarakannya dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan bahwa hal itu tidak akan membahayakan kesehatan Anda.
Namun bila para ilmuwan benar dan manfaat yang dihasilkan begitu besar, maka puasa dua hari dalam sepekan Anda dapat menjadi sama pentingnya dengan program konsumsi lima buah dalam sehari.
Anda sudah mencoba puasa selang-seling? Apa yang Anda makan saat berpuasa? Apakah itu hanya sekadar mode diet ataukah sebuah penemuan terbaru? Berbagilah pengalaman serta pikiran Anda dengan para pembaca lain pada komentar-komentar di bawah ini.
Thursday, 6 September 2012
ANGIN DUDUK
Ghiboo.com
-
Istilah angin duduk digunakan untuk menggambarkan gejala nyeri dada
seperti rasa ditekan, keluar keringat dingin, perut kembung, ulu hati
seperti ditusuk-tusuk sehingga menimbulkan rasa mual, dan dianggap lebih
parah dari masuk angin biasa.
"Itu terjadi pada suami saya. Sehari sebelum meninggal, dia masih mengajak anak-anak bersepeda. Sorenya, mencuci mobil di halaman depan. Esok paginya, dia sehat bugar ketika berangkat kerja."
"Menjelang siang, dia telepon dan mengaku nyeri dada disertai berkeringat gede-gede. Ketika teman kantor mengajaknya makan siang, mereka mendapati suami saya sudah tertelungkup ke atas meja dan tidak bernapas lagi."
"Sebelumnya, dia memang sering mengeluh nyeri di bagian bawah dada. Begitu dikerok, sembuh, makanya kami menduga itu adalah angin duduk," cerita Mercy Sinambela, 38 tahun.
Di dalam dunia medis, istilah angin duduk mengarah pada penyakit jantung yang disebut Sindroma Koroner Akut (SKA). SKA adalah salah satu manifestasi klinis dari Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang utama dan paling sering mengakibatkan kematian.
Gejala awalnya berupa nyeri dada yang disebut angina pectoris, yaitu suatu sindrom klinis berupa serangan nyeri dada. Sejauh ini, penderitanya lebih banyak orang dewasa - terutama pria - yang tidak menjalankan pola atau gaya hidup sehat.
"Kasus yang paling banyak terjadi adalah pasien tidak cepat
memeriksakan diri meski sudah mengalami gejala-gejala tadi. Jadi jika
Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas
fisik apa pun termasuk melakukan hubungan seksual. Secepatnya pergi ke
rumah sakit untuk ditangani oleh ahli jantung atau dokter bagian
kardiovaskular," saran dokter Femmy Nurul Akbar, SpPD yang ditemui
disela-sela tugas prakteknya sebagai Spesialis Penyakit Dalam di Rumah
Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.Angina terjadi saat istirahat dan terus menerus, biasanya lebih dari 15 menit. Angina mengalami peningkatan dengan semakin lama waktu nyerinya atau lebih mudah tercetus.
Melalui sebuah jurnalnya, Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof. DR. dr. Teguh Santoso, SpPD, menyarakan agar pasien segera mendapatkan pertolongan tidak lewat dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama.
Variasi rasa nyerinya, menurut Profesor Teguh, dada seperti ditekan, diremas-remas yang rasanya menjalar ke leher dan lengan, atau merasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin. Keluhan dapat merambat ke kedua rahang gigi, bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti maag.
Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi). Penyempitan tersebut menyebabkan sebagian jantung tidak mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga pasokan darah ke jantung pun tidak seimbang. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan kerusakan pada otot jantung yang dapat menyebabkan kematian.
Prof. Teguh mengatakan, satu-satunya pencegahan yang dapat dilakukan hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat antiplatelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau mengantisipasi ketidakseimbangan suplai oksigen dan kebutuhan oksigen ke jantung dengan nitat, betabloker, dan kalsium antagonis.
"Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang, ya aspirin. Selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri, obat ini juga untuk melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat. Kalau berdasarkan hasil diagnosa dokter Anda menderita gangguan jantung, sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun Anda pergi, sebagai pertolongan awal sebelum ke rumah sakit. Berikutnya, ikuti semua saran dokter dalam hal pengobatan medis dan pola hidup sehat. Kesembuhan Anda, tergantung pada kepatuhan Anda pada dokter yang menangani," tegas dokter Femmy. (ib)
Subscribe to:
Posts (Atom)




